Layanan
Thermal Imaging Survey Pompa & Motor Industri
Thermal imaging survey pompa dan motor industri Arsindo: deteksi hotspot bearing, coupling misalignment, dan winding fault dengan FLIR sertifikasi.
We Share What We KnowSenin - Jumat 08.00 - 17.00 WIBBekasi, Indonesia
Mayoritas pump failure di facility industri Indonesia bukan failure mendadak. 80% punya periode pre-failure 30-180 hari dengan gejala terdeteksi via thermal imaging atau vibration analysis. Survey thermography reguler 1-2x setahun adalah investasi predictive maintenance dengan ROI tinggi: detection cost rendah (jam-hari), repair cost saat dini juga rendah (replace bearing $500), failure cost di lapangan tinggi (motor burnout + production loss puluhan-ratusan juta).
Service scope
Tim survey Arsindo melakukan inspection on-site dengan FLIR camera bersertifikasi. Equipment yang masuk scope:
Mechanical drive train:
- Pump bearing house (DE & NDE) - hotspot indikasi bearing degradation
- Coupling and shaft area - hotspot indikasi misalignment atau coupling wear
- Motor frame - hot spot indikasi internal cooling block atau winding fault
- Motor bearing (NDE & DE) - similar logic ke pump bearing
- Gearbox housing dan output shaft (jika ada gear box)
- Belt drive system - hotspot pada pulley dan belt indikasi tensioning issue
Electrical:
- Motor terminal box dan cable lug
- Panel main breaker, contactor, dan overload relay
- VFD heatsink dan input/output terminal
- Busbar connection dan ground bonding
- Transformer oil cooling fin
Auxiliary:
- Mechanical seal area pompa - hotspot indikasi seal failure mendekati
- Piping insulation untuk steam atau hot water service
- Compressed air dryer dan distribution header
Standar dan teknik
Survey dilakukan sesuai protocol ISO 18436-7 dengan teknisi bersertifikat ASNT Level II Thermography atau setara. Acquisition condition:
- Equipment di steady-state operasi minimum 30 menit (warm-up complete)
- Ambient temperature stable dan terdokumentasi
- Emissivity correction per material surface (steel 0,85, painted 0,95, copper 0,03 untuk un-treated)
- Distance correction dan field-of-view appropriate untuk target size
- Reflectance check untuk sumber radiasi background yang bisa skew reading
Setiap thermal image disertai temperature reading, comparative reference (analog equipment side-by-side atau ambient), dan severity rating per ASTM E1934.
Severity rating system
- Critical (red): Delta-T >40°C dari analog equivalent, atau absolute temperature mendekati material limit. Action <7 hari kerja, equipment shutdown jika perlu.
- Major (orange): Delta-T 15-40°C. Action <90 hari, plan ke maintenance window terdekat.
- Minor (yellow): Delta-T 5-15°C. Action ke next scheduled maintenance.
- Watch (green): Delta-T <5°C tetapi anomali pattern. Re-survey 3 bulan untuk konfirmasi trend.
Deliverable
- Field report dalam 1-3 hari kerja setelah survey: executive summary, critical findings dengan thermal images dan visual photos, recommended actions.
- Detailed report dalam 5-10 hari kerja: full equipment list dengan scoring, per-equipment thermal images (minimum 2 angles), comparative analysis dengan previous survey jika ada, predictive action plan dengan priority dan estimated cost.
- CMMS-compatible export (CSV, Excel) opsional untuk import ke maintenance management system klien.
- Baseline trending data untuk klien yang berlangganan survey reguler, dengan dashboard visualization 1-2-5 tahun.
Integration dengan PMC
Klien dengan kontrak Preventive Maintenance Contract (PMC) mendapatkan thermal survey 1-2x setahun sebagai bagian dari paket. Finding di-import langsung ke maintenance schedule, dengan urgent intervention dalam 7 hari kerja oleh tim maintenance Arsindo. Critical finding di luar PMC scope (misalnya electrical panel rewire, motor rewinding) di-quote separately dengan transparansi cost breakdown.
Standalone survey
Untuk klien yang belum siap kontrak PMC, kami melayani standalone thermal survey dengan paket per facility size:
- Small (<10 unit): 1 hari onsite, report 5 hari kerja
- Medium (10-50 unit): 2-3 hari onsite, report 7-10 hari kerja
- Large (>50 unit): 4-7 hari onsite, report 2-3 minggu
Hubungi tim Arsindo untuk RFQ thermal survey dengan jumlah equipment dan layout facility.
FAQ
Pertanyaan umum
01Apa itu thermal imaging survey dan kenapa berguna untuk pompa industri?
Thermal imaging (atau infrared thermography) adalah teknik diagnostic yang menangkap radiasi inframerah dari permukaan equipment dan mengkonversi ke peta suhu. Pada pompa dan motor, hotspot tidak normal di bearing house, coupling, motor casing, atau electrical connection adalah indikator awal dari: (1) bearing failure dalam 1.000-3.000 jam ke depan, (2) coupling misalignment yang merusak shaft, (3) winding insulation degradation pada motor, (4) loose electrical connection di terminal box atau panel. Diagnosa ini bisa dilakukan tanpa shutdown - equipment terus operasi normal selama survey, jadi tidak ada production loss.
02Apa beda thermal imaging dengan vibration analysis?
Keduanya komplementer untuk predictive maintenance. Vibration analysis mendeteksi mechanical anomaly (imbalance, misalignment, bearing wear) di tahap awal sebelum panas terdeteksi. Thermal imaging mendeteksi friction yang sudah menghasilkan panas (bearing degradation lanjut), problem electrical (loose connection, winding fault), dan thermal stress (block cooling, motor overload). Kombinasi keduanya memberi cakupan failure mode yang luas. Kami biasanya merekomendasikan vibration analysis 2x setahun + thermography 1-2x setahun untuk equipment kritikal.
03Equipment thermography apa yang Arsindo gunakan dan apa sertifikasi teknisinya?
Tim Arsindo menggunakan kamera FLIR seri E series dan T series dengan sensitivitas thermal di bawah 30 mK dan resolusi minimum 320x240 pixel. Untuk inspeksi precision (misalnya electrical panel close-range, motor terminal box), kami pakai kamera dengan close-up lens. Teknisi survey kami bersertifikat ASNT Level II Thermography atau ISO 18436-7 Category II/III, dengan training reguler di FLIR Academy untuk update teknik dan emissivity correction. Setiap survey menghasilkan report dengan thermal images, comparative reference (hot spot vs ambient atau side-by-side analog equipment), severity rating, dan recommended action.
04Berapa lama proses thermal survey untuk fasilitas pompa standar?
Untuk pumping station kecil (5-10 unit pompa centrifugal): 4-6 jam scanning + 1-2 hari report. Untuk facility menengah (20-50 unit, plus electrical panel): 2-3 hari onsite + 3-5 hari report. Untuk industrial complex (100+ unit, motor 0,75 kW sampai 350 kW, multiple panel): 5-7 hari onsite + 1-2 minggu report. Survey terbaik dilakukan saat equipment di steady-state operasi (post 30 menit warm-up), dengan ambient temperature stabil dan tidak hujan/angin kencang yang mengganggu emissivity reading.
05Apa saja yang diperiksa dalam thermal survey reguler Arsindo?
Mechanical scope: pump bearing house (drive end + non-drive end), coupling and shaft area, motor frame, motor bearing, gearbox jika ada. Electrical scope: motor terminal box, motor cable lug, panel main breaker, contactor, overload relay, VFD heatsink dan input/output terminal, busbar connection. Optional add-on: piping insulation untuk steam/hot water service, valve packing untuk leakage detection, transformer oil cooling fin. Untuk fire pump room, kami juga survey jockey pump dan controller. Setiap finding dikategorikan: Critical (action <1 minggu), Major (1-3 bulan), Minor (next maintenance cycle), atau Watch (re-survey 3 bulan).
06Bagaimana hasil thermal survey diintegrasikan ke maintenance program?
Output report berisi: (1) executive summary dengan critical/major findings, (2) per-equipment scoring trend (jika klien sudah survey berkala dengan kami), (3) recommended action dengan priority dan estimated cost, (4) baseline data untuk comparison di survey berikutnya. Untuk klien yang sudah berlangganan PMC (Preventive Maintenance Contract) dengan kami, finding di-import langsung ke maintenance schedule mereka, dengan urgent finding diintervensi dalam 7 hari kerja. Klien yang sudah punya CMMS internal, kami menyediakan report dalam format compatible (CSV, Excel) untuk import ke system mereka.
REFERENSI
Referensi
- ISO 18436-7 Condition Monitoring and Diagnostics of Machines - Thermography - International Organization for Standardization
- ASNT Personnel Certification Thermography - American Society for Nondestructive Testing
- FLIR Thermography Best Practices Guide - FLIR Systems / Teledyne
- NETA Maintenance Testing Specifications (Thermographic Survey) - InterNational Electrical Testing Association