Produk

AMP Mobile Pump, Pompa Trailer Skid-Mounted

AMP Mobile Pump Arsindo: pompa trailer skid-mounted siap mobilisasi untuk dewatering tambang, irigasi pertanian, dan emergency response Indonesia.

Kategori AMP mobile pump trailerTersedia di Indonesia

We Share What We KnowSenin - Jumat 08.00 - 17.00 WIBBekasi, Indonesia

AMP (Arsindo Mobile Pump) adalah unit pompa trailer skid-mounted yang dirancang untuk mobilisasi cepat ke lokasi proyek: dewatering tambang open-pit, irigasi darurat, banjir, dan emergency response industri. Dirakit di workshop Bekasi dengan dukungan mitra fabrikasi untuk skala proyek besar, didukung armada cadangan untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.

Dari depot ke lapangan: deployment skid AMP lapis demi lapis

Gulir untuk menyaksikan perjalanan satu skid AMP dari gudang Bekasi ke lokasi operasi - pemuatan ke flatbed, penurunan via crane, koneksi cam-lock suction dan discharge, hingga engine hidup dan pompa beroperasi penuh.

01 · Depot

Skid AMP siaga di gudang Bekasi.

Self-contained unit: diesel engine, pompa centrifugal, fuel tank 600 L, control panel, hose reels, semuanya pada satu trailer skid. Footprint compact: 4,5 x 1,8 m. Tow-ready dengan hitch standar.

02 · Loaded ke flatbed

Truck flatbed angkut skid ke lokasi.

Untuk lokasi remote tanpa akses tow, skid diangkat dengan crane atau forklift ke flatbed truck. Lifting eye di empat sudut skid. Mobilisasi ke tambang Kalimantan, perkebunan Sumatera, atau lokasi banjir Jakarta.

03 · Diturunkan

Crane turunkan skid ke pad.

Pad beton atau alas tanah keras cukup untuk menampung 1,2 ton skid dan bobot operasional. Tidak butuh fondasi permanen. Skid pad diratakan dengan kunci pas pada anchor bolts.

04 · Quick-connect suction

Cam-lock coupling 30 detik.

Suction hose lay-flat 6 inch dengan male cam-lock coupling. Female ring di pump nozzle. Twist-lock dua tuas: secure dan flow-tight tanpa tools. Strainer foot di ujung hose.

05 · Discharge spool

Discharge hose direntang ke titik buang.

Hose reel di skid memungkinkan unrolling cepat sampai 100 m hose tersimpan di reel. Discharge hose 8 inch lay-flat, diameter besar mengurangi friction loss untuk panjang transfer ekstrem.

06 · Start engine

Push-button start: diesel idle, prime, run.

Engine dengan ECU modern: cold-start, automatic glow-plug, fuel pressure prime. Pompa idle 30 detik untuk vacuum-prime, lalu ramp ke duty point. Output stabil dalam 1-2 menit total dari skid stationary.

07 · Continuous duty

Tank 600 liter: 14 jam runtime.

Fuel consumption 40-45 L/jam pada full load. Tank cukup untuk shift normal tanpa refuel. Untuk operasi multi-hari, tank tambahan terhubung via fuel transfer line. Auto-stop pada low fuel atau engine fault.

Ringkasan tahapan deployment skid AMP Mobile Pump untuk pembaca yang menonaktifkan animasi atau pada perangkat tanpa WebGL.

01

Depot Bekasi

Skid AMP siap di gudang: diesel engine, pompa, fuel tank 600 L, control panel, dan hose reel dalam satu trailer compact.

02

Loaded ke flatbed

Untuk lokasi remote tanpa akses tow, skid diangkat via crane ke flatbed truck menggunakan lifting eye di empat sudut.

03

Diturunkan di site

Crane menurunkan skid ke pad di lokasi operasi. Tidak perlu fondasi permanen. Leveling cukup dengan kunci pas.

04

Quick-connect suction

Cam-lock coupling lay-flat 6 inch terhubung dalam 30 detik tanpa tools. Strainer foot di ujung suction hose.

05

Discharge spool

Hose reel memungkinkan unrolling cepat hingga 100 m. Discharge hose 8 inch lay-flat meminimalkan friction loss.

06

Start engine

Push-button start: ECU modern menangani cold-start dan vacuum-prime otomatis. Output stabil dalam 1-2 menit.

07

Continuous duty

Tank 600 liter memberi 14 jam runtime pada full load. Auto-stop pada low fuel atau engine fault untuk proteksi unit.

Konfigurasi unit

Setiap AMP dirancang per use case klien dengan komponen standar pabrikan global terintegrasi:

  • Engine driver: Cummins (B3.3 / B4.5 / QSB6.7), Perkins (1103 / 1104 / 1106 series), atau Yanmar (3TNV / 4TNV) sesuai duty 30-150 kW. EPA Tier 3 compliance untuk Cummins dan Perkins.
  • Pompa: end-suction centrifugal, self-priming dengan vacuum-assisted compressor, atau slurry pump heavy-duty.
  • Trailer: single-axle untuk unit ringan (<2,5 ton), twin-axle untuk unit berat (sampai 4 ton). Heavy-duty 5-7 ton rated axle dengan rem hidrolik.
  • Daily fuel tank: 200-1.000 liter dengan fuel autonomy 8-24 jam continuous duty.
  • Control panel: electric start, engine monitoring (oil pressure, water temp, RPM), shutdown alarm, hour meter.
  • Lampu kerja LED 24V: untuk operasi malam hari pada lokasi remote.
  • Quick-connect Camlock fitting: ukuran 2", 3", 4", 6", atau 8" sesuai discharge size pompa, untuk hose mobilisasi cepat tanpa fabrication piping di lapangan.

Spesifikasi tipikal

KonfigurasiKapasitasHeadEngineBerat
AMP-100 ringan100 m3/jam50 m45 kW (Cummins B3.3)1,5 t
AMP-400 medium400 m3/jam35 m75 kW (Cummins B4.5)2,8 t
AMP-800 berat800 m3/jam25 m130 kW (Cummins QSB6.7)4,0 t

Custom configuration tersedia untuk duty di luar range standar (mis. dewatering high-head 80 m, slurry abrasif heavy-duty, atau food-grade SS316).

Varian material

Material disesuaikan dengan fluida service:

  • Pompa cast iron casing dengan bronze impeller (standar) untuk air bersih utility, irigasi, dan dewatering tambang batubara.
  • Pompa SS316 wetted parts untuk seawater, slurry asam tambang dengan pH <5, dan chemical transfer.
  • Pompa cast iron dengan rubber-lined impeller untuk slurry abrasif dengan partikel halus pasir tambang.
  • Mechanical seal silicon-carbide vs silicon-carbide untuk continuous duty 24/7 dengan MTBF >5.000 jam.
  • Trailer chassis structural steel ASTM A36 dengan marine painting tiga lapis sesuai NACE SP0108.

Skid base fabricated steel dengan dye-penetrant tested welds (lihat Baseframe & Skid untuk standar fabrikasi). Camlock fitting tersedia dalam ukuran 2", 3", 4", 6", dan 8" sesuai discharge size pompa.

Mobilisasi dan deployment

Process standard mobilisasi:

  1. Site survey (T-3 hari) dengan klien untuk verifikasi akses jalan, lokasi setup, sumber bahan bakar lokal, dan disposal area discharge.
  2. Pre-mobilization (T-1 hari): engine pre-start check di workshop, fuel tank topped up, spare parts inventory verified, technical documentation set ready.
  3. Trucking (T-day): low-bed truck untuk unit besar atau truk colt diesel untuk unit ringan, dengan permit jika oversize cargo.
  4. On-site setup (T+1): hose connection via Camlock, suction strainer placement, priming check, no-load run, performance acceptance test, handover ke operator klien.

Mobilization time:

  • Jabodetabek: 24-48 jam.
  • Pulau Jawa: 3-5 hari.
  • Luar Jawa: 5-10 hari (tergantung availability transport laut + logistik darat).
  • Emergency response: 12-24 jam Jabodetabek dengan biaya rapid deployment.

Kondisi operasi optimal

Continuous 24/7 dengan fuel autonomy 8-24 jam tergantung daily tank size. Suhu ambient operasi -5 °C sampai +50 °C, dirancang untuk medan banjir, lumpur, dan akses sulit. Rasio berat-ke-kapasitas memungkinkan towing dengan truk 10-roda standar atau low-bed transport untuk unit di atas 3 ton.

Sertifikasi dan standar

  • Engine Cummins dan Perkins memenuhi EPA Tier 3 non-road emission standard.
  • Trailer chassis road-legal sesuai regulasi Kemenhub RI dengan lampu, plat, dan towing eye standar.
  • Welding chassis dan skid sesuai AWS D1.1 dengan dye-penetrant test pada sambungan kritis.
  • Pompa centrifugal mengikuti ANSI/HI 14.6 untuk hydraulic performance acceptance.
  • Setiap unit dilengkapi performance test report (head vs flow curve + power consumption) dari workshop Arsindo.

Referensi proyek

Sugar Cane Plantation, Lampung. Tiga unit AMP 127 kW untuk irigasi perkebunan tebu skala besar, konfigurasi vacuum-assisted self-priming dari kanal irigasi. Operating pattern musiman (April-September), dengan winterization protocol di musim hujan untuk mencegah cavitation pada water level rendah.

Dinas Bina Marta Kota Bekasi. Mobile pump configuration untuk pengendali banjir kawasan dengan kapasitas 750 lps × 6 m head, 65 kW engine. Deployable ke lokasi banjir dalam 6 jam dengan trailer towing standar.

ANTAM Pomalaa Smelter. Mobile pump support untuk smelter dewatering dan emergency cooling water transfer. Konfigurasi rugged dengan trailer twin-axle untuk medan tambang nikel dan SS316 wetted parts untuk fluida proses kaya elektrolit.

Untuk pilihan rental jangka pendek, lihat juga Sewa Pompa. Untuk emergency response 24/7, kontak hotline Arsindo via halaman Emergency / On-Call.

FAQ

Pertanyaan umum

01Apa itu AMP Mobile Pump dan apa keunggulannya dibanding pompa stationary?

AMP (Arsindo Mobile Pump) adalah unit pompa trailer skid-mounted yang dirakit di workshop Bekasi untuk mobilisasi cepat ke lokasi proyek. Keunggulan utama: (1) plug-and-play deployment dalam 24-48 jam tanpa civil work, (2) self-contained dengan engine driver + fuel tank + control panel + camlock fitting di satu unit, (3) optimized untuk medan kasar (banjir, lumpur, tambang open-pit), (4) ekonomis untuk kebutuhan jangka pendek 2 minggu sampai 12 bulan dibandingkan instalasi permanent. Cocok untuk dewatering tambang, irigasi musiman, banjir kota, dan emergency response industri.

02Konfigurasi engine dan pompa apa saja yang tersedia?

Engine driver: Cummins (B3.3, B4.5, QSB6.7 untuk duty 30-150 kW), Perkins (1103, 1104, 1106 series), atau Yanmar (3TNV, 4TNV) untuk duty ringan. Pompa: end-suction centrifugal (utility air bersih dan irigasi), self-priming centrifugal dengan vacuum-assisted compressor (lokasi suction tinggi atau intermittent priming), atau slurry pump (heavy-duty cast iron casing dengan rubber-lined impeller untuk fluida abrasif). Untuk seawater dan chemical, kami sediakan upgrade SS316 wetted parts dengan mechanical seal silicon-carbide vs silicon-carbide. Konfigurasi specific dipilih sesuai duty point dan fluida klien.

03Berapa kapasitas dan range head dari armada AMP standar?

Range standar: kapasitas 100-800 m3/jam, head 20-60 meter, engine 30-150 kW, berat 1,5-4 ton (towing dengan truk 10-roda standar). Konfigurasi typical: AMP-100 untuk dewatering volume kecil dengan high head (Q=100 m3/jam, H=50m, 45 kW), AMP-400 untuk medium duty (Q=400 m3/jam, H=35m, 75 kW), AMP-800 untuk volume besar (Q=800 m3/jam, H=25m, 130 kW). Custom configuration tersedia di luar range standar untuk proyek dengan duty unik.

04Apa standar trailer chassis dan road compliance Arsindo?

Trailer chassis fabrikasi structural steel ASTM A36 dengan welding sesuai AWS D1.1, dye-penetrant test pada sambungan kritis. Heavy-duty axle (5-7 ton rated) dengan rem hidrolik untuk medan kasar. Road compliance sesuai regulasi Kemenhub RI: lampu rem, lampu sein, plat nomor sementara saat mobilisasi inter-provinsi. Towing eye standar AS/NZS 4968 atau ISO 3584 untuk kompatibilitas dengan truk komersial. Marine painting tiga lapis (zinc primer, epoxy intermediate, polyurethane top-coat) sesuai NACE SP0108 untuk durabilitas di lingkungan korosif.

05Bagaimana proses mobilisasi AMP ke lokasi proyek?

Fase 1 (T-3 hari): site survey dengan klien untuk akses jalan, lokasi setup, sumber bahan bakar, dan disposal area. Fase 2 (T-1 hari): pre-mobilization check di workshop Bekasi, fuel tank topped up, spare parts inventory, technical doc set. Fase 3 (T-day): trucking via mobil low-bed atau truk colt diesel tergantung berat unit. Fase 4 (T+1): on-site setup, hose connection ke suction dan discharge, priming check, no-load run, dan handover ke operator klien. Mobilisasi Jabodetabek 24-48 jam, luar Jabodetabek 3-7 hari (transport time + access). Untuk emergency response (banjir, equipment failure kritikal), kami menyediakan rapid deployment 12-24 jam dengan biaya tambahan.

06Apakah AMP tersedia untuk sewa atau hanya jual?

Tersedia keduanya. (1) Jual: untuk klien yang butuh aset permanent atau project tenor lebih dari 24 bulan dengan utilization tinggi. Termasuk garansi pabrikan engine, garansi workmanship Arsindo 12 bulan, dan paket suku cadang inisial. (2) Sewa: untuk kebutuhan jangka pendek (mingguan, bulanan, sampai kontrak proyek 12-24 bulan), dengan armada cadangan untuk emergency replacement, biaya operator+fuel optional, dan dukungan technical on-call. Lihat halaman Sewa Pompa untuk armada rental aktif. Untuk proyek emergency response yang butuh deployment cepat, kontak hotline 24/7 Arsindo.

07Apa interval maintenance dan service support untuk AMP yang sudah dibeli?

Schedule rekomendasi pabrikan: setiap 250 jam (engine oil + filter), 500 jam (fuel filter + air filter), 1.000 jam (coolant + valve clearance), 2.000 jam (major service: bearing pompa + impeller wear check). Untuk klien yang procurement via Arsindo, kami include: (1) annual maintenance kit pertama gratis (filter set lengkap + oil), (2) operator training 2 hari (1 hari teori + 1 hari hands-on), (3) hotline phone support 24/7 untuk troubleshooting, (4) opsional pivot ke kontrak Preventive Maintenance Contract (PMC) setelah masa garansi habis dengan harga preferential.

REFERENSI

Referensi

  1. Cummins Industrial Engine Service Information - Cummins Inc.
  2. Perkins 1100 Series Industrial Engines - Perkins Engines / Caterpillar
  3. EPA Tier 3 Nonroad Diesel Engine Standards - United States Environmental Protection Agency
  4. Hydraulic Institute Self-Priming Pump Standards - Hydraulic Institute
  5. Peraturan Kementerian Perhubungan tentang Kendaraan Bermotor - Kementerian Perhubungan RI